Beranda Berita Utama Ketua Dekranasda Bengkulu Utara Kenalkan Makna Filosofi dan Cerita di Balik Berbagai...

Ketua Dekranasda Bengkulu Utara Kenalkan Makna Filosofi dan Cerita di Balik Berbagai Motif Batik Kagano

23
0

Media Center Pemkab Bengkulu Utara – Berkat kegigihan Ibu Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bengkulu Utara Ny.Hj. Eko Kurnia Ningsih Mian dalam memberikan pembinaan, arahan, masukan dan saran, sehingga hari ini di akhir tahun 2019, Batik Bengkulu Utara “Kagano” resmi di launchingkan oleh Bupati Bengkulu Utara di Halaman Pemda BU, Jumat (27/12/2019).

“Ini merupakan hasil karya seni yang indah dan salah satu kebanggaan masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara. Apresiasi diberikan setinggi-tingginya kepada Dekranasda Bengkulu Utara, Terus berkarya dan berinovasi serta meningkatkan karya seni budaya, di Kabupaten Bengkulu Utara tercinta ini,”ucap Ir. H.Mian Bupati Bengkulu Utara usai melaunching Batik Kagano.

Batik Kagano ini mengandung makna, yakni Kagano, Ka berarti Kamata. Gano berarti Enggano, mempunyai sejarah yang panjang seperti disampaikan oleh Ketua Dekranasda Bengkulu Utara, Ny.Hj. Eko Kurnia Ningsih Mian, diawali dari tahun 2017 sebagai pemenang lomba membuat Batik Khas Bengkulu Utara dan mendapatkan juara I (satu) yaitu dalam rangka Hut Kota Arga Makmur ke 41.

“Saya sangat tertarik dan menilai ini adalah Aset Kabupaten Bengkulu Utara yang dapat di kembangkan. Mengingat hingga saat ini Kabupaten Bengkulu Utara belum memiliki batik secara khusus, Oleh karena itu, kami berusaha agar Bengkulu Utara memiliki Batik yang berbeda dengan kabupaten lain.”tuturnya.

Dijelaskan Ketua Dekranasda Bengkulu Utara Motif Batik tersebut memiliki arti dan filosofi untuk gambar motif Burung Pleci Enggano adalah burung yang hanya ada di Kecamatan Enggano, berdasarkan hasil penelitian LIPI pada tahun 2015 di Pulau Enggano telah berhasil ditemukan spesies endemik salah satu jenis burung Pleci Enggano dalam bahasa latinnya “zosterops salvadirii engganensis”  nama jenis burung ini belum termasuk kedalam undang-undang hewan yang dilindungi.

Gambar Batik Motif Bunga Raflesia adalah ikonnya Provinsi Bengkulu umumnya dan Bengkulu Utara pada khususnya yang banyak terdapat di Kecamatan Arma Jaya tepatnya di  objek wisata air terjun kepala siring di Desa Kemumu dan hanya terdapat di Bengkulu Utara karena jenis, warna dan bentuknya berbeda dan secara umum Bunga Raflesia sudah menjadi ikon Provinsi Bengkulu

Motif Tulisan Huruf Kaganga adalah huruf asli budaya rejang yang ada di Bengkulu Utara, pada desaian motif batik tertulis “Ratu Samban” ratu samban adalah gelar raja yang diberikan kepada RAJA MARDJANTI adalah pahlawan yang berasal dari Bengkulu Utara  dan sudah menjadi ikon Provinsi Bengkulu ini merupakan Arahan dan masukan bapak Bupati Bengkulu Utara  Ir. H. Mian.

Gambar berlian warna merah merupakan motif jenis batu mulia Red Rafflesya/red fanta  merupakan kekayaan salah satu kekayaan Kabupaten Bengkulu Utara  dan keindahan batu ini sudah terkenal karena digunakan untuk perhiasan, ini merupakan arahan dan masukan langsung dari saya sebagai ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkulu Utara.

Gambar tiga cula berdampingan merupakan Lambang tugu amanah, mengandung arti lambang perjuangan masyarakat Bengkulu Utara untuk membuat kabupaten Bengkulu Utara yang merupakan Arahan dan masukan bapak Bupati Bengkulu Utara  Ir. H. Mian.

Motif batik gambar garis meluk-liuk Melambangkan pohon inang bunga raflesia yang disebut tetrasigma

Motif Batik Ular tikus Enggano dengan nama latinnya coelognathus enganensis, yang merupakan salah satu spesies endemis pulau enggano yang sudah dinyatakan hilang dan ternya ditemukan dipulau enggano

Motif Batik dengan Pola bulatan kecil yang menjuntai adalah jenis tanaman asam kelubi dengan nama latinnya eleiodoxa converta pohonya serupa pohon salak tetapi buahnya menjuntai-juntai adanya hanya di Pulau Enggano yang ditemukan LIPI tahun 2015. dan motif Pola bulat-bulatan menjuntai jenis jahe namun bunganya seperti berkelopak dan menjuntai dengan nama latinya Zingiber Engganensis adanya hanya di Pulau Enggano.

Ia juga mengharapakan kepada pejabat pemerintah, non pemerintah (swasta) beserta jajarannya dan masyarakat Bengkulu Utara dapat mendukung serta mempromosikannya. Salah satunya, mengenakan batik-batik khas Bengkulu Utara ini dalam berbagai kesempatan.

Untuk diketahui, Motif Batik Kagano merupakan Batik Bengkulu Utara, sudah memiliki Surat Pencatatan Ciptaan Dari Kementerian Hukum Dan Hak Azazi Manusia, Nomor : EC00201987944, Tanggal 10 Desember 2019. Atas nama Leni Febriyanti, S.Pd. M.Pd dengan jenis ciptaan karya seni batik dan judul ciptaannya Motif Batik Kagano.(MC Bengkulu Utara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here